Terapi Penyakit Hati (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ) Telegram channel photo

Terapi Penyakit Hati (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ)

@Terapi_PenyakitHatiPublic Channel

Arsip Rekaman | Kitab : Ad-Daa' Wad Dawaa' | Al-Ustadz Teuku Abdurrahman Abu Nabil At-Tuwasza حفظه الله | Kajian Rabu malam ba'da magrib di Masjid As-Sakinah Nogosari Boyolali

ReligionEnglishUnited States
1.5k (1,466 subscribers)
Members
—
Rating
22
Total Posts
Sep 20, 2026, 3:21 PM
Updated
May 2, 2026
Created
Stats

You are viewing English content. To see content in other languages, change the language of the site.

Channel Information

Channel Information
Channel NameTerapi Penyakit Hati (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ)
Username@Terapi_PenyakitHati
CategoryReligion
LanguageEnglish
CountryUnited States
Members1,466
Channel TypePublic Channel
CreatedMay 2, 2026
Last UpdatedSep 20, 2026 • 6 days ago
StatusActive

Ranking

Global Ranking
#3383-5
Language Ranking
#674No change
Category Ranking
#39No change

Participant Growth (Last 9 Days)

Total: 1.5K
24h growth: +54 4%
05/0205/0705/0707/1007/1008/2309/0109/1109/20

Latest Posts

🔈🔈 AUDIO REKAMAN :
TERAPI PENYAKIT HATI

📖 Kitab : الداء والدواء
::: Pertemuan ke 26 :::

💺Oleh : Al Ustadz Teuku Abdurrahman Abu Nabil At-Tuwasza حفظه اللــــــــه

🕌 Masjid As-Sakinah Gununglondo, Nogosari, Boyolali.

:::

◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️
402000
🔈🔈 AUDIO REKAMAN :
TERAPI PENYAKIT HATI

📖 Kitab : الداء والدواء
::: Pertemuan ke 27 :::

💺Oleh : Al Ustadz Teuku Abdurrahman Abu Nabil At-Tuwasza حفظه اللــــــــه

🕌 Masjid As-Sakinah Gununglondo, Nogosari, Boyolali.

:::

◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️
427000
🔈🔈 AUDIO REKAMAN :
TERAPI PENYAKIT HATI

📖 Kitab : الداء والدواء
::: Pertemuan ke 25 :::

💺Oleh : Al Ustadz Teuku Abdurrahman Abu Nabil At-Tuwasza حفظه اللــــــــه

🕌 Masjid As-Sakinah Gununglondo, Nogosari, Boyolali.

:::

◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️
359000
Photo
بِسْـــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيـــــــــــــْم

🔵🔴⚫  Dengan mengharap ridho Allah ta'ala semata...

🚌🚲🛵  Hadirilah Kajian Rutin Islam Ilmiah...


📎 TERAPI PENYAKIT HATI
(Pertemuan ke 29)

Dari Kitab :

الْجَوَابُ الْكَافِي لِمَنْ سَأَلَ عَنِ الدَّوَاءِ الشَّافِي (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ) لِلْإِمَامِ الْعَلَّامَةِ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ بْنِ أَيُّوبَ ابْنُ قَيِّمِ الْجَوْزِيَّةِ رَحِمَهُ اللَّهُ

💺Pemateri : Al Ustadz Teuku Abdurrahman Abu Nabil At-Tuwasza حفظه اللــــــــه

⏰  Selasa malam Rabu(khusus pekan ini) Ba'da magrib - Isya, 12 Rabi'ul Awwal 1448 H /25 Agustus 2026 M

🕌 Tempat
Masjid As Sakinah
https://maps.google.com/?cid=14445733975884938598

🖥️ Arsip Rekaman :


🌹🌻🌴🌳🎋🌳🌴🎋
"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
ADAB MASUK KAMPUNG:
1.Tidak ngebut
2. Buka kaca mobil/helm Motor
3. Menyapa warga/salam

📶 Bisa Anda Simak di:

📲 Aplikasi telegram
√ https://bit.ly/TaklimNogosari

Informasi :
📱081239391462
494002
❀ من القلب إلى القلب ❀
Dari Hati ke Hati
┈┉┅━❀━┅┉┈

Kebenaran Yang Beradab

Kebenaran yang beradab tidak kehilangan ketegasannya.
Ia hanya memilih jalan yang lebih dekat kepada hati.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَنْصَحَ لِسُلْطَانٍ بِأَمْرٍ، فَلَا يُبْدِ لَهُ عَلَانِيَةً، وَلَكِنْ لِيَأْخُذْ بِيَدِهِ فَيَخْلُوَ بِهِ، فَإِنْ قَبِلَ مِنْهُ فَذَاكَ، وَإِلَّا كَانَ قَدْ أَدَّى الَّذِي عَلَيْهِ لَهُ
“Barang siapa hendak menasihati seorang penguasa dalam suatu perkara, janganlah ia menampakkan nasihat itu secara terang-terangan. Hendaknya ia menyendiri dengannya. Jika ia menerima, itulah yang diharapkan; jika tidak, ia telah menunaikan kewajibannya.” (HR. Ahmad no. 15333; dinilai shahih oleh Al-Albani).

Ada sebuah hikmah sederhana yang dekat dengan kehidupan kita.

Kita saja sebagai suami dan ayah,
sering kali hati terasa berat
ketika keputusan kita ditegur dengan kemarahan,
terlebih jika dilakukan di hadapan orang lain.

Padahal boleh jadi teguran itu benar.

Namun ketika harga diri terasa disentuh,
hati terkadang lebih sibuk membela diri
daripada mendengarkan kebenaran.

Begitulah manusia.

Maka Nabi ﷺ mengajarkan:
jangan hanya pikirkan apa yang ingin kita sampaikan,
pikirkan pula bagaimana ia sampai ke hati.

Sebab nasihat bukan tentang memenangkan suara,
tetapi tentang menyelamatkan saudara dari kesalahan.

Satu nasihat yang disampaikan dalam kelembutan
terkadang mampu membuka pintu hati
yang tak mampu dibuka oleh seribu teriakan.

Kita menyampaikan aspirasi.

Tetapi bila yang kita rindukan adalah perbaikan,
jangan biarkan cara kita menyampaikan kebenaran
justru membuat kebenaran itu sulit diterima.

Karena kebenaran membutuhkan keberanian,
namun ia akan semakin indah ketika ditemani adab.

┉┅━❀━┅┉
041. Dari Hati Ke Hati
432001
❀ من القلب إلى القلب ❀
Dari Hati ke Hati
┈┉┅━❀━┅┉┈

Mayoritas yang Mana?

“Maulid dilakukan banyak orang, maka tentu benar.”

Jika banyaknya orang dijadikan ukuran kebenaran, maka mari kita bertanya:

"Mayoritas yang mana yang lebih pantas diikuti?"

Mayoritas manusia hari ini yang merayakan maulid,
atau mayoritas kaum Muslimin pada tiga generasi terbaik
yang hidup paling dekat dengan Rasulullah ﷺ,
namun tidak pernah menjadikan maulid sebagai ibadah?

Nabi ﷺ telah bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ
“Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian orang-orang setelah mereka, kemudian orang-orang setelah mereka.” (HR. Bukhori)

Kalau begitu,
mengapa kita memilih mayoritas manusia hari ini,
sementara meninggalkan mayoritas generasi yang telah dipuji langsung oleh Nabi ﷺ?

Kebenaran tidak ditimbang dengan banyaknya tangan yang mengangkatnya, tetapi dengan seberapa dekat ia kepada Sunnah Rasulullah ﷺ dan jalan generasi terbaik umat ini.

Sebab dalam agama, pertanyaannya bukan:

“Berapa banyak yang melakukannya?”

Tetapi:

“Siapa yang lebih dahulu melakukannya?”
“Apakah Rasulullah ﷺ melakukannya?”
“Apakah para sahabat melakukannya?”
“Apakah tiga generasi terbaik melakukannya?”

Jika mereka tidak melakukannya sebagai ibadah,
maka banyaknya orang yang melakukannya setelah mereka
tidak serta-merta menjadikannya Sunnah.

Sebab kebenaran tidak menjadi benar karena banyak yang mengikutinya, dan kebatilan tidak menjadi benar hanya karena banyak yang melakukannya.

┉┅━❀━┅┉┈
040. Dari Hati Ke Hati
595003
❀ من القلب إلى القلب ❀
Dari Hati ke Hati
┈┉┅━❀━┅┉┈

Ambil Baiknya, Buang Buruknya? [2]

Jika perutmu sakit,
apakah engkau akan berkata:

“Berobatlah kepada dokter mana saja. Ambil baiknya, buang buruknya.”

Tentu tidak.

Engkau akan mencari dokter yang benar-benar memahami penyakit itu.
Bukan sekadar dokter yang pandai berbicara,
tetapi yang memiliki ilmu untuk mengenali penyakit,
mengetahui sebabnya,
dan memahami bagaimana mengobatinya.

Sebab engkau sadar,
salah memilih dokter bisa memperparah penyakit.

Lalu bagaimana dengan agama?

Bukankah yang sedang kita cari bukan sekadar kesembuhan tubuh,
tetapi keselamatan jiwa?

Bukankah yang dipertaruhkan bukan sekadar kesehatan beberapa puluh tahun,
tetapi keselamatan yang tidak berujung di akhirat?

Namun anehnya, untuk urusan agama sebagian orang berkata:

“Ngaji kepada siapa saja boleh. Ambil baiknya, buang buruknya.”

Padahal dalam perkara agama,
tidak semua yang berbicara layak dijadikan tempat mengambil agama.

Karena itu Muhammad bin Sirin رحمه الله berkata:

إِنَّ هَذَا الْعِلْمَ دِينٌ، فَانْظُرُوا عَمَّنْ تَأْخُذُونَ دِينَكُمْ
“Sesungguhnya ilmu ini adalah agama. Maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil agama kalian.”

Mereka tidak berkata,
“Ambil saja apa yang baik dari siapa pun.”

Mereka justru mengajarkan kita untuk berhati-hati dari siapa agama itu diambil.

Sebab ilmu bukan sekadar informasi.
Ilmu adalah agama.

Dan agama bukan tempat untuk bereksperimen:

ambil yang cocok,
tinggalkan yang tidak cocok,
ambil yang terasa indah,
buang yang terasa berat.

Karena bisa jadi sesuatu yang kita anggap “baik”
justru dibangun di atas pemahaman yang keliru.

Maka sebagaimana engkau memilih dokter untuk menjaga tubuhmu,
pilihlah siapa yang engkau jadikan guru untuk menjaga agamamu.

Sebab salah memilih dokter mungkin membuat tubuhmu semakin sakit.

Tetapi salah memilih guru
bisa membuat hati menyangka kesesatan sebagai petunjuk.

┉┅━❀━┅┉┈
039. Dari Hati Ke Hati
527004
❀ من القلب إلى القلب ❀
Dari Hati ke Hati
┈┉┅━❀━┅┉┈

Ambil Baiknya, Buang Buruknya?

“Ngaji kepada siapa saja tidak masalah. Ambil yang baik, buang yang buruk.”

Terdengar dewasa,
tetapi tidak semua yang terdengar baik adalah kebenaran.

Bagaimana mungkin seseorang memilah cahaya dari kegelapan, jika ia sendiri belum mengenal cahaya?

Seperti orang yang belum pernah mengenal emas,
lalu disuruh memilih emas di antara logam-logam yang berkilau.
Yang berkilau bisa saja bukan emas, dan yang ia buang, justru emas yang sebenarnya.

Allah Ta'ala berfirman:

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
“Maka bertanyalah kepada ahlul dzikr jika kalian tidak mengetahui.” (QS. An-Nahl: 43)

Maka jangan hanya mencari guru yang pandai berbicara,
carilah guru yang benar dalam mengambil dan memahami ilmu.

Lihatlah:
Apa yang ia ajarkan? Dari siapa ia mengambilnya?
Dan dengan pemahaman siapa ia memahaminya?

Ukurlah dengan Al-Qur’an dan Sunnah, sebagaimana dipahami oleh para Sahabat.

Allah Ta'ala berfirman:

فَإِنْ آمَنُوا بِمِثْلِ مَا آمَنْتُمْ بِهِ فَقَدِ اهْتَدَوْا
“Jika mereka beriman sebagaimana kalian beriman, sungguh mereka telah mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 137)

Sebab dalam perkara agama,
guru bukan sekadar tempat mengambil ilmu,
ia adalah jalan yang dapat membentuk cara kita mengenal Allah yang satu.

Jangan sembarang memilih jalan, jika yang kita cari adalah keselamatan.

┉┅━❀━┅┉┈
038. Dari Hati Ke Hati
530004
🌿 التَّذْكِيرُ مِنْ كِتَابِ «الدَّاءِ وَالدَّوَاءِ» 🌿

009 | Doanya Dzun Nun.

لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَـٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّـٰلِمِينَ
“Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Hanya tiga kalimat, namun ia menembus tiga kegelapan.. gelapnya perut ikan, gelapnya dasar lautan dan gelapnya malam yang sunyi tanpa harapan.

Karena didalamnya..
Ada tauhid, Tasbih serta 'Itiraf pengakuan dosa.

Ia tak berkata, “Selamatkan aku..” Namun Al-Khabir tahu harapan dari lubuk hatinya yang paling dalam.

Wahai yang sedang tenggelam dalam kesempitan, wahai yang merasa sendiri dalam gelapnya ujian, ucapkanlanlah doa ini, bukan sekadar dengan lisan, tapi dengan hati yang hancur penuh penyesalan.
330000
🔈🔈 AUDIO REKAMAN :
TERAPI PENYAKIT HATI

📖 Kitab : الداء والدواء
::: Pertemuan ke 13 :::

💺Oleh : Al Ustadz Teuku Abdurrahman Abu Nabil At-Tuwasza حفظه اللــــــــه

🕌 Masjid As-Sakinah Gununglondo, Nogosari, Boyolali.

:::

◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️
321000
🌿 التَّذْكِيرُ مِنْ كِتَابِ «الدَّاءِ وَالدَّوَاءِ» 🌿

007 | Sedekah sebelum Doa.

Sebelum lisannya meminta, biarkan tangannya memberi.

Jika engkau bersedekah sebelum berdoa, maka engkau telah mengetuk pintu langit dengan amal sebelum kata-kata.

Sebab sedekah adalah kebaikan yang naik, dan doa adalah harapan yang mengikuti.

✨ Maka bagaimana mungkin sebuah doa tertolak, jika ia datang bersama kebaikan yang mendahuluinya.
1,350001
🌿 التَّذْكِيرُ مِنْ كِتَابِ «الدَّاءِ وَالدَّوَاءِ» 🌿

008 | Nama Allah dalam Doa

Genggamlah nama-nama Allah dalam doamu, ulangilah dengan hati yang yakin.

Karena siapa yang meminta dengan nama-Nya, ia sedang mengetuk pintu yang pasti dibuka.

Saat lemah, panggil Yang Maha Kuat, Saat sempit, panggil Yang Maha Melapangkan.

Sebutlah nama-Nya sesuai hajatmu, karena doa yang terikat dengan nama-Nya, lebih dekat untuk dikabulkan
dan lebih layak untuk tak tertolak.
335000
🔴🔴

SEDANG BERLANGSUNG...

Taklim Rutin Salafy Nogosari

Terapi Penyakit Hati| Al-Ustadz Teuku Abdurrahman Abu Nabil  حفظه الله | Masjid As-Sakinah Nogosari Boyolali
▪️Pertemuan ke 13


📲 Aplikasi telegram
√ https://bit.ly/TaklimNogosari

✍️ Hadir Di Majelis ilmu lebih Utama
√ https://t.me/taklimnogosari

————————————————
🌐 Ayo dukung dakwah Ahlussunnah dengan men-Subscribe Channelnya.
394000
🌿 التَّذْكِيرُ مِنْ كِتَابِ «الدَّاءِ وَالدَّوَاءِ» 🌿

006 | Adab dalam Doa.

Bukan sekadar ucapan,
tapi hati yang penuh ketundukan.

Merendah sepenuh jiwa,
menghadap kiblat dalam keadaan suci,
mengangkat tangan penuh harap.

Memulai dengan pujian,
mengiringinya dengan sholawat,
mendahului dengan taubat dan istighfar.

Lalu meminta…
dengan sungguh-sungguh,
antara harap dan cemas.

Bertawasul dengan nama dan sifat-Nya.

✨ karena doa terbaik,
lahir dari hati yang tunduk di hadapan-Nya.
356000
📖 Kajian Kitab Ad-Da’ wa Ad-Dawā’

Ketika Allah mengilhamkanmu untuk berdoa, maka itu tanda Dia ingin mengabulkannya..

✨ Pembahasan:
Isyarat terkabulnya doa.

👤 Bersama:
Al-Ustadz Teuku Abdurrahman Abu Nabil At-Tuwasza حفظه الله

🗓 Rabu, malam ini
🕕 18.10 WIB
📡 Live: https://t.me/taklimnogosari

Jangan berhenti berdoa, karena bisa jadi, itu awal dikabulkannya. 🌙
363000
🌿 التَّذْكِيرُ مِنْ كِتَابِ «الدَّاءِ وَالدَّوَاءِ» 🌿

004 | Doa yang lemah [1]

Bukan karena lisannya tak berucap, tapi karena hatinya tak sabar berharap.

Ia berdoa.. namun tergesa ingin melihat jawab.

Ketika terasa lambat, ia berkata: “Aku sudah berdoa, tapi belum juga dikabulkan.”

Di situlah doa mulai melemah,
bukan karena langit tertutup,
tapi karena hati yang mulai jenuh.

Lalu ia pun berhenti..
padahal bisa jadi, jawaban itu sedang Allah siapkan diwaktu yang paling tepat.

✨ Sebab tidak semua yang ditunda itu ditolak, dan tidak semua yang cepat itu membawa kebaikan.

Maka bertahanlah dalam doa..
karena Allah tidak pernah lalai mendengar, hanya kita yang sering lelah menunggu.
886000
🌿 التَّذْكِيرُ مِنْ كِتَابِ «الدَّاءِ وَالدَّوَاءِ» 🌿

005 | Doa & Waktu diijabahnya.

Kalau kau begitu bersemangat mencari waktu terbaik untuk dunia, mengatur hari, menata diri, bahkan menunggu dengan sabar…

Maka jangan berat, jangan pula lalai,
untuk mencari waktu terbaik
dalam mengetuk pintu pengkabulan doa.

✨ Allah menunggumu…
di sepertiga malam terakhir,
di antara azan dan iqamah,
di ujung senja hari jumat,
di ujung shalat sebelum salam.

Datanglah…
bukan sekadar dengan lisan,
tapi dengan hati yang benar-benar berharap.
350000

Showing 22 of 22 posts

Rating

Login required

Frequently Asked Questions

What is the Terapi Penyakit Hati (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ) Telegram channel about?+

Terapi Penyakit Hati (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ) (@Terapi_PenyakitHati) is a Telegram channel in the Religion category. Arsip Rekaman | Kitab : Ad-Daa' Wad Dawaa' | Al-Ustadz Teuku Abdurrahman Abu Nabil At-Tuwasza حفظه الله | Kajian Rabu malam ba'da magrib di Masjid As-Sakinah Nogosari Boyolali

How do I join Terapi Penyakit Hati (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ) (@Terapi_PenyakitHati) on Telegram?+

Open the channel profile on tgdio, then use the Join / Open in Telegram button to go to @Terapi_PenyakitHati in the Telegram app or web client and subscribe for free.

Is Terapi Penyakit Hati (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ) a good Religion channel to follow?+

On tgdio you can check Terapi Penyakit Hati (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ)'s rating, user reviews, ranking, and latest posts before joining. It currently lists about 1,466 subscribers on tgdio. Compare it with similar Religion channels in the same category.

Where can I see Terapi Penyakit Hati (الدَّاءُ وَالدَّوَاءُ) stats and latest posts?+

On tgdio, open the @Terapi_PenyakitHati channel page for subscriber stats, ranking, ratings, and recent posts. Use the Stats link on the profile for deeper growth and activity charts.